Tampilkan postingan dengan label Masa Muda Lebih Bermakna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masa Muda Lebih Bermakna. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 September 2011

Menjadi orang yang tepat, bukan mencari orang yang tepat

Orang-orang yang sudah ketuaan sibuk berusaha mencari pasangan hidup. Ya, itulah yang terjadi ketika orang-orang muda menua. Mereka berlaku seperti seorang pencari kerja. Mereka berlaku seperti seorang mahasiswa yang baru lulus dan belum mendapatkan pekerjaan. Orang-orang muda yang terlanjur menua mencari jodohnya ke sana ke mari, tapi tidak dapat juga.
 
Tapi bila kita renungkan lagi, kenapa tidak dapat-dapat juga ya? Apa ada yang salah dengan diri anda? Ya. Tentu ada yang salah dengan diri anda. Sejak awal seharusnya anda tidak menjadi orang yang biasa-biasa saja, sebab orang biasa tidak akan dilirik. Seperti halnya mahasiswa yang biasa-biasa saja di perkuliahannya, mereka tidak akan dilirik oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan calon-calon pekerja yang luar biasa. Karena tidak dilirik, akhirnya mahasiswa yang biasa-biasa tadi sibuk mencari kerja, bahkan apa pun yang ditawarkan kepadanya diterimanya. “Yang penting dapat kerja,” begitu mungkin yang ada di pikirannya.

Sebab ku Terbiasa Menunggu

Menunggu, siapa yang tidak kenal kata ini. Sejak saat-saat sebelum kita dilahirkan ke dunia ini pun kita sudah melakukan yang namanya penantian ini. Itulah penantian selama lebih kurang 38 minggu ketika kita masih berada di dalam rahim ibu kita.

Bahkan jauh sebelum kita lahir ke dunia ini, Tuhan sedang menantikan kita juga. Bagaimana caraNya menantikan kita? Dengan merencanakan rancangan-rancanganNya yang luar biasa, dan Dia mengharapkan kita akan dapat menjalankan seluruh rancanganNya itu, ketika kita sudah siap untuk lahir ke dunia ini.

Tuhan sendiri menantikan kita, tapi tidak berpangku tangan dalam penantianNya itu. Dia berusaha merencanakan yang terbaik untuk kita, bahkan ketika kita sedang tidak berada di jalanNya.

Rabu, 14 September 2011

REACH YOUR DREAM

Menjadi Hidup adalah takdir tetapi untuk menjalani nya adalah pilihan. Hidup yang bermakna adalah hidup yang  memiliki tujuan hidup dan hidup yang paling menyedihkan adalah  yang tidak memiliki Impian
----------Abdi anto -------

Apa impian anda setelah lulus kuliah nanti? Pertanyaan seperti itu selalu saya tanyakan lepada teman2 mahasiswa, tetapai jawaban yang umum yang saya terima sangat ngambang bahkan sangat tidak jelas, misalnya saya ingin menjadi orang berguna bagi nusa dan bangsa, saya ingin menjadi anak yang bebakti kepada kepada orang tua, saya ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan sebagainya.

Minggu, 11 September 2011

Pentingnya Perencanaan

Hidup tanpa perencanaan adalah bagaikan kapal yang diombang-ambingkan oleh ombak dilaut. Diantara kita banyak yang menjalani hari-harinya tanpa perencanaan, dampak dari semua ini akan berakibat negatif dimana kita akan menyalahkan diri sendiri dan menganggap hidup tidak berarti. Ayo bagi yang mengalami permasalahan ini kita bahas solusinya. Untuk menghargai setiap detik dari hidup ini kita harus mampu membayangkan batas dari umur kita. Kalau kita lihat sekarang ini rata-rata umur manusia adalah sekitar 75-85 tahun. Ada 4 hal yang harus kita pahami yaitu : waktu, batas umur, perencanaan, Tuhan.

Memilih Teman Sejiwa

Bila saatnya tiba, kita tidak lagi mencari teman kencan, tapi teman sejiwa. Tahukah anda, perbedaan antara pria yang bisa di ajak kencan dan pria yang bisa di ajak menikah?? Pria yang bisa di ajak kencan, memberikan saat-saat indah, tapi pria yang bisa di ajak menikah akan memberikan kehidupan yang indah untuk kita. Pria yang bisa di ajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik. Tapi individu yang justru mengawali dengan tidak terburu-buru akan menjalani dengan proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia.

Mengetahui Tujuan Hidup

Seorang tukang periuk tentu memiliki tujuan sebelum dia membuat periuk. Entah dia ingin membuatnya untuk dijual, untuk dirinya sendiri, atau untuk dinikmati bersama sebagai karya seni. Kemudian dia akan menentukan besar, bentuk, warna, dan interiornya. Apalagi Allah, Dia memiliki tujuan ketika menciptakan segala sesuatu termasuk manusia.
Di musim nyamuk, begitu banyak nyamuk masuk ke rumah kita dan mengganggu dengan gigitannya yang pedas. Saking jengkelnya, seorang teman di Facebook memasang di statusnya, “Untuk apa Tuhan menciptakan nyamuk?”
Memang semula, saya yakin, nyamuk tidak menggigiti darah Adam dan Hawa yang tidak mengenakan sehelai kain pun sebelum mereka jatuh dalam dosa. Tetapi kemudian ada kekacauan alam karena dosa Adam dan Hawa sehingga nyamuk pun bisa membawa kematian bagi manusia.

MENJADIKAN USIA MUDA LEBIH BERARTI

MENJADIKAN USIA MUDA LEBIH BERARTI
Jangan merisaukan burung yang terbang tinggi yang belum pasti Anda dapatkan.” Dan syukurilah apa yang Anda miliki saat ini, jika anda memiliki waktu saat ini yaaa…. Pergunakanlah waktu itu untuk sebaik-baiknya.
Kadang2 dalam kehidupan ini, sering kita mengalami kata seperti ini, “Tahu apa kamu? Kamu ‘kan anak kemarin sore! Saya tahu  lebih banyak. Saya lebih banyak makan garam. Bahkan sebelum kamu lahir saya sudah bekerja disini. Kalimat seperti itu sering kita terima sebagai anak muda. Sebagai  anak muda yang terkesan kreatif atau agresif ketika menjalani hidup ini.
Ya…… salah kah ini……..? Ya…..
Tergantung dari mana kita melihatnya dan siapa yang melihatnya